Cerita…

Kelinci dan Kura-kura

Disuatu masa disuatu dimensi,kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai
siapa yang lebih cepat. Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan
sepakat jalurnya. Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu
kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat
sejenak sebelum lanjut lagi, “Ah, saya istirahat dulu, ntar kalo si
kura-kura
dah deket baru saya lari lagi.”. Kelinci duduk di bawah pohon (tentunya
tidak di atas
pohon karena kelinci tidak bisa manjat) dan akhirnya tertidur nyenyak.
Kura-kura
akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu lari.
Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.

Moral : alon-alon asal kelakon yg akan berjaya

Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan
(Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu
percaya diri, ceroboh dan lalai. “Klo kemaren saya tidak tidur, tidak
mungkin saya
kalah” pikir kelinci. Ditantangnya lah si kura-kura, “Hei kura-kura,ayo kita
lomba lagi,
sekali ini pasti saya yang menang” .

Si kura-kura menjawab, “hayo! siapa takut?”

Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan
kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish.ternyata benar, kelinci
yang menang.

Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon
asal kelakon

Kura-kura merasa tertantang, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar klo dia
ga bakalan
bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantangnyalah kelinci
adu lari ke suatu tempat. “Hei kelinci, ayo kita lomba lagi. Sekarang kita
lewat jalan ini ke sana. Berani ga loe?”

Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karena ia yakin ia yang
bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang.

Lomba dimulai dan dengen kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.
“Yang penting saya jangan berhenti, pasti saya menang.” pikir kelinci.
Tiba2, ternyata jalan di depan kelinci terbentang sungai. “Duh, gimana nih
saya menyebrangi sungai? kan saya tidak bisa berenang” termenung si kelinci
mencari jalan menyebrangi sungai.

Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur
berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish. Terpaku
kelinci melihat kemenangan si kura-kura.

Moral : ketahui kemampuanmu dan ubah keadaan sesuai kemampuanmu

Melihat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan
bilang,”Sudahlah, jangan sedih, besok kita ulangi lagi, tapi kita
bareng-bareng.”

Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe
tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi
sungai dilanjutkan kembali kelinci nggendong kura-kura sampe garis finish.
Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.

Moral : pintar dan berkemampuan tapi tidak bisa kerjasama akan
percuma
karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yg lainnya

Moral of the story :

1. yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon

2. kerjalah sesuai kemapuanmu

3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan
pribadi

4. jangan menyerah bila gagal

5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan

SOmeoNE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: