<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jamieuzumaki's Weblog</title>
	<atom:link href="http://jamieuzumaki.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com</link>
	<description>God i give You my heart, i give you my soul</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Apr 2008 17:46:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jamieuzumaki.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jamieuzumaki's Weblog</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jamieuzumaki.wordpress.com/osd.xml" title="Jamieuzumaki&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jamieuzumaki.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kualitas Hati Dan 10 Aturan untuk Suatu Hari yg Berbahagia</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/kualitas-hati-dan-10-aturan-untuk-suatu-hari-yg-berbahagia/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/kualitas-hati-dan-10-aturan-untuk-suatu-hari-yg-berbahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 17:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[KUALITAS HATI Saduran berikut mungkin dapat menjadi renungan dan memberi inspirasi bagi kita: Kepada mereka yang meninggalkanku seorang diri, terima kasih, Tanpa kalian, aku tidak akan pernah menemukan diriku sendiri. Kepada mereka yang selalu mencelaku, terima kasih, Tanpa kalian, aku tidak pernah memperbaiki kesalahanku. Kepada mereka yang selalu menghakimiku, terima kasih, Dari kalian aku belajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=24&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="ygrp-text">
<div><strong><strong><span style="font-family:Arial;font-size:medium;"><span style="font-size:13.5pt;font-family:Arial;">KUALITAS  HATI</span></span></strong></strong><strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
</span></span></strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
Saduran  berikut mungkin dapat menjadi renungan dan memberi inspirasi bagi  kita:</p>
<p>Kepada mereka yang meninggalkanku seorang diri, terima  kasih,<br />
Tanpa kalian, aku tidak akan pernah menemukan diriku  sendiri.</p>
<p>Kepada mereka yang selalu mencelaku, terima kasih,<br />
Tanpa  kalian, aku tidak pernah memperbaiki kesalahanku.</p>
<p>Kepada mereka yang  selalu menghakimiku, terima kasih,<br />
Dari kalian aku belajar melihat orang lain  tidak hanya dari penampilan luar saja..</p>
<p>Kepada mereka yang menganggapku  lemah dan tak berdaya, terima kasih,<br />
Dari kalian aku bisa belajar untuk  selalu berharap kepada TUHAN.</p>
<p>Kepada mereka yang telah mentertawakanku,  terima kasih,<br />
Tanpa kalian, aku tidak pernah belajar untuk intropeksi  diri.</p>
<p>Kepada mereka yang telah menyakitiku, terma kasih,<br />
Tanpa kalian,  aku tidak akan pernah belajar mengampuni.</p>
<p>Kepada mereka yang telah  mengecewakanku, terima kasih.<br />
Tanpa kalian, aku tidak pernah bisa belajar  memahami orang lain.</p>
<p>Kepada mereka yang berpikir bahwa aku tidak dapat  melakukan sesuatu,terima kasih<br />
karena tanpa mereka, aku tidak akan pernah  mencoba sesuatu yang baru ataupun sikap baru.</p>
<p></span></span></div>
<div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">============ ========= =========  ========= =====</span></span></p>
</div>
<div>
<div>
<p class="MsoNormal"><strong><strong><span style="font-family:Arial;font-size:medium;"><span style="font-size:13.5pt;font-family:Arial;">10 Aturan untuk Suatu Hari yg  Berbahagia</span></span></strong></strong></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><em><strong><em><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Arial;">1. HARI INI SAYA  TIDAK AKAN MEMBALAS DENDAM:</span></span></em></strong></em><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
Bila seseorang  berlaku kasar, bila seseorang berlaku tidak sabar, bila seseorang tidak ramah  &#8230; saya tidak akan berlaku demikian.</span></span></p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">2. HARI INI SAYA AKAN MEMOHON  TUHAN MEMBERKATI &#8220;MUSUH&#8221; SAYA:</span></span></em></strong></em><br />
Bila saya menjumpai  seseorang yang memperlakukan saya dengan kasar atau tidak adil, saya diam-diam  akan memohon pada Tuhan untuk memberkati orang itu. Saya memahami bahwa &#8220;musuh&#8221;  saya boleh jadi adalah seorang anggota keluarga, tetangga, teman sekerja atau  orang yang tidak saya kenal.</p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">3. HARI INI SAYA AKAN BERHATI-HATI  DENGAN KATA-KATA SAYA:</span></span></em></strong></em><br />
Saya akan berhati-hati dan  mengendalikan kata-kata saya dan meyakini bahwa saya tidak menyebar  gosip.</p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">4. HARI INI SAYA AKAN BERJALAN  LEBIH JAUH:</span></span></em></strong></em><br />
Saya akan menemukan cara untuk  menolong dengan berbagi beban dengan orang lain.</p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">5. HARI INI SAYA  AKAN MEMAAFKAN:</span></span></em></strong></em><br />
Saya akan memaafkan setiap sakit  dan luka hati yang saya temui.</p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">6. HARI INI SAYA AKAN MELAKUKAN  HAL YANG BAIK UNTUK SESEORANG, TETAPI SAYA AKAN MELAKUKANNYA  DIAM-DIAM:</span></span></em></strong></em></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Secara anonim saya akan mencoba  menjadi berkat bagi orang lain</span></span></p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">7. HARI INI SAYA AKAN  MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN SEBAGAIMANA SAYA INGIN  DIPERLAKUKAN:</span></span></em></strong></em><br />
Saya akan melakukan aturan emas &#8211;  berlakulah pada orang lain sebagaimana Anda ingin mereka memperlakukan Anda &#8211;  pada setiap orang yang saya jumpai.</p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">8. HARI INI SAYA AKAN MEMBERI  SEMANGAT PADA SESEORANG YANG SEDANG PUTUS  ASA:</span></span></em></strong></em><br />
Senyum saya, kata-kata saya, dukungan saya,  dapat membuat perbedaan bagi<br />
orang yang sedang bergumul dalam  kehidupannya.<span style="color:navy;"></span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><em><strong><em><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Arial;">9. HARI INI SAYA  AKAN MEMELIHARA TUBUH SAYA:</span></span></em></strong></em><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
Saya akan makan  secukupnya; saya hanya akan makan makanan yang sehat.<br />
Saya akan bersyukur  pada Tuhan untuk tubuh saya.</span></span></p>
<p><em><strong><em><span style="font-family:Arial;"><span style="font-weight:bold;font-family:Arial;">10. HARI INI SAYA AKAN BERTUMBUH  SECARA ROHANI:</span></span></em></strong></em><br />
Saya akan memberikan waktu lebih  banyak untuk berdoa hari ini: Saya akan<br />
membaca sesuatu yang rohaniah hari  ini; saya akan mencari tempat yang tenang (pada suatu saat pada hari ini) dan  mendengarkan firman Tuhan.</p>
<p class="MsoNormal">(SomeoNE)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=24&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/kualitas-hati-dan-10-aturan-untuk-suatu-hari-yg-berbahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>About Goossip&#8230;!!!!</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/about-goossip/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/about-goossip/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 16:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Di jaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi. Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, &#8220;Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?&#8221; &#8220;Tunggu sebentar,&#8221; jawab Socrates. &#8220;Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=23&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Di</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>jaman</span> <span>Yunani</span> <span>kuno</span>, Socrates <span>adalah</span> <span>seorang</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">terpelajar</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>dan</span> <span>intelektual</span> yang <span>terkenal</span> <span>reputasinya</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">karena</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>pengetahuan</span> <span>dan</span> <span>kebijaksanannya</span> yang  <span>tinggi</span>.</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:black;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:black;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Suatu</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>hari</span> <span>seorang</span> <span>pria</span> <span>berjumpa</span> <span>dengan</span> Socrates  <span>dan</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">berkata</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;">,<span> </span>&#8220;<span>Tahukah</span> <span>anda</span> <span>apa</span> yang <span>baru</span> <span>saja</span> <span>saya</span> <span>dengar</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">mengenai</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>salah</span> <span>seorang</span> <span>teman</span> <span>anda</span>?&#8221;</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:black;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:black;"> </span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"><span style="font-size:medium;">&#8220;<span>Tunggu</span> <span>sebentar</span>,&#8221; <span>jawab</span> Socrates.<span> </span>&#8220;<span>Sebelum</span></span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">memberitahukan</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>saya</span> <span>sesuatu</span>,  <span>saya</span> <span>ingin</span> <span>anda</span> <span>melewati</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">sebuah</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>ujian</span> <span>kecil</span>. </span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#333399;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:#333399;">Ujian</span></span></strong></span></span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#333399;"><span style="font-weight:bold;color:#333399;"> <span>tersebut</span> <span>dinamakan</span> <span>Ujian</span> <span>Saringan</span> <span>Tiga</span> Kali.&#8221;</span></span></strong></span><strong></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">&#8220;<span>Saringan</span> <span>tiga</span> kali?&#8221; <span><span>tanya</span></span> <span>pria</span> <span>tersebut</span>. &#8220;<span>Betul</span>,&#8221;</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">lanjut</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> Socrates.</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:black;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:black;"> </span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"><span style="font-size:medium;">&#8220;<span>Sebelum</span> <span>anda</span> <span>mengatakan</span> <span>kepada</span> <span>saya</span> <span>mengenai</span> <span>teman</span></span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">saya</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;">, <span>mungkin</span> <span>merupakan</span> <span>ide</span> yang <span>bagus</span> <span>untuk</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">menyediakan</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>waktu</span> <span>sejenak</span> <span>dan</span> <span>menyaring</span> <span>apa</span> yang  <span>akan</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">anda</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>katakan</span>.  <span>Itulah</span> <span>kenapa</span> <span>saya</span> <span>sebut</span> <span>sebagai</span> <span>Ujian</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Saringan</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>Tiga</span> Kali.</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Saringan</span></span></strong></span></span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> yang <span>pertama</span> <span>adalah</span> </span></span></strong><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:red;"><span style="font-weight:bold;color:red;">KEBENARAN.</span></span></strong></span><strong></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Sudah</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>pastikah</span> <span>anda</span> <span>bahwa</span> <span><span>apa</span></span> yang <span>anda</span> <span>akan</span> <span>katakan</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">kepada</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>saya</span> <span>adalah</span> <span>benar</span>?&#8221;</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"><span style="font-size:medium;">&#8220;<span>Tidak</span>,&#8221; <span>kata</span> <span>pria</span> <span>tersebut,&#8221;sesungguhnya</span> <span>saya</span> <span>baru</span></span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">saja</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>mendengarnya</span> <span>dan</span> <span>ingin</span> <span>memberitahukannya</span> <span>kepada</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">anda</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;">&#8220;. <span>&#8220;<span>Baiklah</span>,&#8221;  <span>kata</span> Socrates.</span> &#8220;</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Jadi</span></span></strong></span></span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>anda</span> <span>sungguh</span> <span>tidak</span> <span>tahu</span> <span>apakah</span> <span>hal</span> <span>itu</span> <span>benar</span> <span>atau</span> <span>tidak</span>.&#8221;</span></span></strong></span><strong></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Sekarang</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>mari</span> <span>kita</span> <span>coba</span> <span>saringan</span> <span>kedua</span> <span><span>yaitu</span></span><span> :<span style="color:red;"><span style="color:red;">KEBAIKAN</span></span></span></span></span></strong><strong></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Apakah</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> yang <span><span>akan</span></span> <span>anda</span> <span>katakan</span> <span>kepada</span> <span>saya</span> <span>mengenai</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">teman</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>saya</span> <span>adalah</span> <span>sesuatu</span> yang <span>baik</span>?&#8221;  &#8220;<span>Tidak</span>,</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">sebaliknya</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;">, <span>mengenai</span> <span>hal</span> yang <span>buruk</span>&#8220;.</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"><span style="font-size:medium;">&#8220;<span>Jadi</span>,&#8221; <span>lanjut</span> Socrates, &#8220;<span>anda</span> <span>ingin</span> <span>mengatakan</span> <span>kepada</span></span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">saya</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>sesuatu</span> yang  <span>buruk</span> <span>mengenai</span> <span>dia</span>, <span>tetapi</span> <span>anda</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">tidak</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>yakin</span> <span>kalau</span> <span>itu</span> <span>benar</span>.</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Anda</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>mungkin</span> <span>masih</span> <span>bisa</span> lulus <span>ujian</span> <span>selanjutnya<span>,yaitu</span></span>: </span></span></strong><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:red;"><span style="font-weight:bold;color:red;">KEGUNAAN</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">Apakah</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span><span>apa</span></span> yang  <span>anda</span> <span>ingin</span> <span>beritahukan</span> <span>kepada</span> <span>saya</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">tentang</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>teman</span> <span>saya</span> <span>tersebut</span> <span>akan</span> <span>berguna</span> <span>buat</span> <span>saya</span>?&#8221;</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"><span style="font-size:medium;">&#8220;<span>Tidak</span>, <span>sungguh</span> <span>tidak</span>,&#8221;  <span>jawab</span> <span>pria</span> <span>tersebut</span>.  &#8220;<span>Kalau</span></span></span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">begitu</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;">,&#8221; <span>simpul</span> Socrates,&#8221;  <span>jika</span> <span>apa</span> yang  <span>anda</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">ingin</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>beritahukan</span> <span>kepada</span> <span>saya</span>&#8230; <span>tidak</span> <span>benar</span>,  <span>tidak</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">juga</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>baik</span>, <span>bahkan</span> <span>tidak</span> <span>berguna</span> <span>untuk</span> <span>saya</span>,  <span>kenapa</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;">ingin</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;"><span style="font-weight:bold;color:gray;"> <span>menceritakan</span> <span>kepada</span> <span>saya</span> ?&#8221;</span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:gray;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;color:gray;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;">Sebuah</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;"> <span>panah</span> yang <span>telah</span> <span>melesat</span> <span>dari</span> <span>busurnya</span> <span>dan</span></span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;">membunuh</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;"> <span>jiwa</span> yang <span>tak</span> <span>bersalah</span>, <span>dan</span> <span>kata-kata</span> yang</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;">telah</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;"> <span>diucapkan</span> yang <span>menyakiti</span> <span>hati</span> <span>seseorang</span>,</span></span></strong></span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;">keduanya</span></span></strong></span></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;"> <span>tidak</span> <span>pernah</span> <span>bisa</span> <span>ditarik</span> <span>kembali</span>. </span></span></strong></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:#cccc00;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;color:#cccc00;"> </span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:medium;"><span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:fuchsia;"><span style="font-weight:bold;font-size:14pt;color:fuchsia;">Jadi</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Comic Sans MS;color:fuchsia;"><span style="font-weight:bold;font-size:14pt;color:fuchsia;"> <span>sebelum</span> <span>berbicara</span>, <span>gunakanlah</span> <span>Saringan</span> <span>Tiga</span> Kali.</span></span></strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=23&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/about-goossip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 Tipe Manusia Dalam Menghadapi Tekanan Hidup</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/4-tipe-manusia-dalam-menghadapi-tekanan-hidup/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/4-tipe-manusia-dalam-menghadapi-tekanan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 16:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh&#8221; (John Gray) Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan. Nah, tekanan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=20&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:verdana;">&#8220;Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa  kita untuk tumbuh&#8221; (John Gray) </span></p>
<div><span style="font-family:verdana;">Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan.  Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai  seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat  risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang  mengagetkan. </span></p>
<div><span style="font-family:verdana;">Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter,  dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca,  pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi  berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam  menghadapi tekanan hidup ini.</span></p>
<div><span style="font-family:verdana;"><strong>Tipe pertama, tipe kayu rapuh.</strong> </span></p>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-family:verdana;">Sedikit tekanan saja membuat manusia  ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh  sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada<br />
saat  kesulitan terjadi.<br />
Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung  mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan.  Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan  hidup.<br />
Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon  generation).</span> </span><span style="font-family:verdana;">Time mengambil contoh di Jepang,  di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi  kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega.  Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita  sebagai pendamping mereka. </span></p>
<div></div>
<div><strong><span style="font-family:verdana;">Tipe kedua, tipe lempeng besi. </span></strong></div>
<div>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-family:verdana;">Orang tipe ini biasanya mampu bertahan  dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan  itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan</span><br />
</span><span style="font-family:verdana;">tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu  menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.<br />
Tambahan  tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang  tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi  memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu  membangun kesuksesan dalam hidupnya. </span></p>
<div></div>
<div><strong><span style="font-family:verdana;">Tipe ketiga, tipe kapas. </span></strong></div>
<div>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-family:verdana;">Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi  tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan  sebongkah kapas. Ia akan</span> <span style="font-family:verdana;">mengikuti tekanan yang  terjadi.<br />
Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu,  dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa  lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.</span></span><span style="font-family:verdana;"> </span></p>
<div></div>
<div><span style="font-family:verdana;"><strong>Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. </strong></span></div>
<div>
<div><span style="font-family:Arial;font-size:small;"><span style="font-family:verdana;font-size:x-small;">Inilah tipe yang ideal  dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena  tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan  lebih kreatif. Coba</span> <span style="font-family:verdana;font-size:x-small;">perhatikan bola pingpong.  Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat  kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu  biografinya.</span></span><br />
<span style="font-family:verdana;">Untuk memotivasi dirinya, ia  sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi,  justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan  tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya. </span></p>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:verdana;font-size:x-small;">Hal ini pernah  terjadi dengan seorang kepala regional sales yang</span> </span><span style="font-family:verdana;font-size:x-small;">performance- nya bagus sekali. </span></span><span style="font-family:verdana;">Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya,  justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke  daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti<br />
rekan  sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah  cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut,  justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales. </span></p>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-family:verdana;">Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor  Mikhailovich Dostoevsky. Pada musim</span> <span style="font-family:verdana;">dingin, ia  meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran  seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng.  Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.<br />
Dari  sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of  The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho Chi Minh. Orang  Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho<br />
ini harus meringkuk dalam penjara.  Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan  puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya  kondangnya.</span></span><span style="font-family:verdana;"> </span></p>
<div><span style="font-family:Arial;"><span style="font-family:verdana;">Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil.  Yang penting sekarang adalah Anda.</span> <span style="font-family:verdana;">Ketika Anda  menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak  menjadi persoalan di mana Anda saat ini.<br />
Tetapi, yang penting bergeraklah  dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental  Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak  lagi menjadi suatu yang mencemaskan untuk Anda. Sekuat itukah mental  Anda?</span></span><span style="font-family:verdana;"> </span></div>
<div>( SomeOne,Fresh Artikel)</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=20&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/4-tipe-manusia-dalam-menghadapi-tekanan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Patung &#8220;David&#8221;</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/patung-david/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/patung-david/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 16:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Di Florence, terdapat sebuah museum istimewa yang sengaja dibangun bagi sebuah patung David yang diciptakan oleh Michelangelo beberapa ratus tahun yang lalu. Patung itu barangkali adalah sebuah kaya patung yang paling indah di dunia. Berada secara fisik di dalam ruangan yang sama dengan patung tersebut adalah sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dapat dilupakan. Cerita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=19&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Di Florence, terdapat sebuah museum istimewa yang sengaja dibangun bagi sebuah patung <em>David</em> yang diciptakan oleh Michelangelo beberapa ratus tahun yang lalu. Patung itu barangkali adalah sebuah kaya patung yang paling indah di dunia. Berada secara fisik di dalam ruangan yang sama dengan patung tersebut adalah sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dapat dilupakan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Cerita tentang pembuatan <em>David </em>sangat menarik dan menjadi pelajaran berharga. Dahulu, Michelangelo diminta secara khusus oleh keluarga Medicis untuk menciptakan sebuah patung yang akan diletakkan di alun-alun Kota Florence. Keluarga Medicis adalah &#8220;sebuah keluarga yang kaya raya dan terpandang di Italia pada zaman tersebut&#8221;. Sebuah pesanan khusus dari keluarga Medicis bukan hanya berarti sebagai sebuah kehormatan besar; pesanan seperti ini juga sebuah tugas yang tidak dapat ditolak begitu saja. Selama dua tahun penuh Michelangelo mencari sebongkah batu yang dapat dia pergunakan untuk menciptakan sebuah mahakarya bagi keluarga Medicis.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Akhirnya, di pinggir sebuah jalan di Florence, separuh tertutup semak belukar dan tertimbun lumpur, dia menemukan sebongkah besar pualam di atas sebuah titian kayu. Batu tersebut bertahun-tahun sebelumnya telah diangkut, dari pegunungan, tetapi tidak pernah dipergunakan orang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Michelangelo telah melalui jalanan itu berkali-kaki, tetapi kali ini dia berhenti dan menatap batu tersebut lebih dekat lagi. Ketika dia maju mundur mengamati bongkahan pualam itu, dengan jelas dia dapat membayangkan patung <em>David</em> dan melihatnya di dalam batu tersebut secara keseluruhan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">KEBERHASILAN BESAR MEMBUTUHKAN KERJA KERAS YANG PANJANG</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sang pematung dengan segera mengatur agar bongkahan pualam itu dapat diangkut ke studionya yang cukup jauh dari tempat ditemukannya batu tersebut. Dia kemudian memulai pekerjaannya yang panjang dan berat, memalu dan memahat. Diperlukan dua tahun penuh baginya untuk bekerja menciptakan gambaran kasar patung tersebut. Dia kemudian menyisihkan palu dan pahatnya, dan menghabiskan dua tahun lagi untuk memoles dan menghaluskan sampai patung itu benar-benar siap.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Michelangelo pada saat itu telah menjadi seorang pematung yang terkenal, dan kabar bahwa dia sedang mengerjakan sebuah pesanan khusus dari keluarga Medicis telah menyebar ke seantero Italia. Ketika waktunya tiba untuk mempertontonkan patung tersebut kepada publik, ribuan orang datang dari seluruh Italia danberkumpul di alun-alun kota. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Ketika selubung yang menutup patung dibuka, kerumunan massa yang berada disana tercengang dengan mulut ternganga. Patung itu luar biasa indah. Orang banyak bersorak-sorai. Wanita-wanita jatuh pingsan. Para pengunjung merasa kagum melihat kecantikan luar biasa patung hebat itu. Michelangelo dengan segera dikenal sebagai pematung terhebat pada zamannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sesudah itu, ketika Michelangelo ditanya bagaimana dia dapat menciptakan sebuah mahakarya seperti itu, dia menjawab dengan mengatakan bahwa dia telah melihat <em>David </em>dengan lengkap dan sempurna pada batu pualam yang dia temukan. Yang dia lakukan hanyalah membuang apa-apa yang <em>bukan David.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">ANDA ADALAH SEBUAH MAHAKARYA</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Terdapat beberapa kesamaan antara Anda dan patung <em>David.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Anda pun kurang lebih seperti sebuab mahakarya hebat yang terdapat dalam sebongkah pualam. Akan tetapi, pualam yang menutupi Anda, seperti juga kebanyakan orang lain, adalah pemikiran yang sempit dan terbatas serta kekhawatiran yang berlebih terhadap berbagai kemungkinan kerugian dan kegagalan, dan bukannya antisipasi penuh semangat menyongsong datangnya kesuksesan dan keberhasilan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Agar dapat menyadari potensi Anda, hal mendesak yang perlu Anda lakukan adalah menjebol pemikiiran sempit Anda dengan memimpikan impian yang besar dan membayangkan berbagai kemungkinan yang tak terbatas. Anda harus menghilangkan semua keyakinan-keyakinan negatif yang telah menghambat Anda untuk menjadi apa yang sebenarnya dapat Anda capai.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Namun ingatlah, bahkan setelah <em>David </em>dibebaskan dari batu pualamnya, Michelangelo membutuhkan dua tahun penuh untuk memoles dan menghaluskannya dan menjadikannya sebuah mahakarya, </span><em><span style="font-size:18pt;font-family:&quot;">Demikian juga Anda</span></em><span style="font-size:18pt;font-family:&quot;">. </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;color:black;"><span style="font-family:trebuchet ms;"><span style="font-size:small;"><strong>Andalah yang harus meneruskannya,  memoles dan menghaluskan, belajar dan berlatih, selama berhari-hari,  berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, mengembangkan dan  mengeluarkan semua bakat dan kebisaan Anda yang terdapat jauh di dalam diri  Anda.</strong></span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;">(SomeOne, Artikel Fresh)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=19&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/23/patung-david/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STORM OF LIFE</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/22/storm-of-life/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/22/storm-of-life/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 15:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah pulau yang kecil, berkumpullah berbagai macam kapal di dermaga, mulai perahu kecil, kapal kecil, kapal besar, perahu mesin, kapal mesin, speed boat, kapal layar, dan berbagai jenis kendaraan air lainnya. Para perahu nelayan pun tidak berani menantang badai yang telah menenggelamkan beberapa perahu nelayan lainnya selama beberapa minggu. Dalam beberapa minggu dermaga itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=18&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di sebuah pulau yang kecil, berkumpullah berbagai macam kapal di dermaga, mulai perahu kecil, kapal kecil, kapal besar, perahu mesin, kapal mesin, speed boat, kapal layar, dan berbagai jenis kendaraan air lainnya. Para perahu nelayan pun tidak berani menantang badai yang telah menenggelamkan beberapa perahu nelayan lainnya selama beberapa minggu. Dalam beberapa minggu dermaga itu dipenuhi dengan kapal-kapal yang memilih berdiam diri. Sumber informasi yang terpercaya mengabarkan bahwa musim badai kali ini tidak akan berhenti dalam beberapa bulan. Bisa dikatakan bahwa musim badai kali ini bisa saja terjadi dalam setahun bahkan mungkin lebih. Hal itu membuat semua kapal-kapal semakin takut untuk beroperasi atau bekerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Namun, tidak semua kapal memilih untuk tidak berlayar. Adalah perahu layar yang cukup tua sedang mempersiapkan layar2nya seperti hendak melakukan perjalanan jauh. Hal itu membuat semua kapal menjadi heran dan juga menasihati dia untuk tidak melakukan perjalanan yang berbahaya itu. Selama musim badaiyang sangat besar itu tidak ada satu kapal pun yang selamat tiba di tujuantaupun kembali. Ketika kapal layar itu bersikeras untuk berlayar, para kapal lainnya bertanya kepadanya mengapa ia nekad melakukan perjalanan yang berbahaya itu. Si kapal layar menjawab, “ sampai kapan kita akan tinggal di pulau ini sementara musim badai tahun ini belum tentu kapan akan berhenti. Pulau ini sangat kecil. Segala persediaan dan kebutuhan kita selalu dating dari pulau besar yang ada di seberang sana. Akankah kita menantikan semua persediaan habis lalu kemudian kita baru berusaha mencari persediaan baru? Ataukah kita harus menunggu badai ini berhenti meskipun kita tidak tahu kapan badai ini akan berhenti?” perkataan kapal layar diresponi sinis oleh kapal mesin, “kapal mesin saja yang berkekuatan besar saja tidak akan sanggup melawan badai sebesar ini. Bagaimana kamu sebagai kapal layar yang hanya berharap kepada angin mampu berhasuil menantang badai ini? Yang terjadi justru kamu akan diombang-ambingkan oleh badai dan angin yang akan membawa kamu ke dalam pusaran air yang akan mencelakakan kamu.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Si kapal layar, mendengarkan semua nasihat, sindiran dan juga cacian dari kapal-kapal lainnya yang meragukan keberhasilannya. Meskipun demikian, ia tetap memutuskan untuk berlayar di pulau seberang. Sebelum ia pergi, ia menitip pesan buat semua sahabat2nya yang memilih tinggal di pulau kecil itu,”sobat, pengharapan adalah hidup, keyakinan adalah semangat. Saya yakin bahwa angin badai ini akan membawa saya ke pulau seberang”. Si kapal layar pun pergi. Semua sahabat dan kapal2 lainnya menganggap dia gila. Beberapa jam kemudian badai besar pun dating, lebihbesar dari sebelumnya. Semua kapal yang ada di dermaga panic. Beberapa dari mereka berkata, “si kapal layar memilih mati!” Namun perkataan itu dibalas oleh perahu kecil, “kita yang akan mati karena pulau ini kan tenggelam!”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Singkat cerita, pulau kecil itu tenggelam bersama-sama dengan kapal2 yang terikat di dermaga. Sedangkan si kapal layar, meskipun dengan kondisi yang sedikit parah, ia bisa tiba di pulau besar dimana di sana ia diperbaiki menjadi kapal layar yang baru karena berani menantang badai. Ia berhasil bertahan hidup karena memiliki pengharapan dan keyakinan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Guys, hidup kita tidak akan pernah berhenti dari badai masalah karena itulah hidup. Hidup tanpa masalah sama dengan sekolah tanpa ujian. Apakah kita akan naik kelas dan masuk dalam setiap tahap pendidikan jika tidak ada ujian? Demikian juga dengan hidup kita. Ujian dan cobaan akan terus datang maka kita harus punya keyakinan bahwa kita pasti akan berhasil melaluinya. Kita pun butuh pengharapan, yakni kita berharap sepenuhnya kepada Tuhan bahwa hanya tangan-Nyalah yang mampu memimpin kita melewati badai kehidupan dengan selamat.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Jangan pernah menyerah atau pun berpikir pesimis tentang hidup ini. Masa depan kita selalu menjadi baik jika kita hidup dalam pengharapan dan keyakinan. Optimis di dalam Tuhan itu sangat perlu. Kalau Tuhan meluaskan badai kehidupan menerpa kita, maka Ia pasti telah menyediakan solusi agar kita melaluinya. Dan juga kita telah naik level dalam tingkatan Rohani Kita, semakin tinggi kita naik level, maka badai masalah akan lebih besar menerpa kita, namun itu tidak masalah, karena kita punya Tuhan yang tidak akan pernah bertindak diam, Dia itu bagaikan Seorang nakhkoda dalam kehidupan kita, dengan Yesus sebagai Nakhkoda kita, segala macam jenis badai apapun akan dapat kita lalui bersama-Nya. </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><strong><em><span style="font-size:11.5pt;">&#8220;Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.&#8221; </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><strong><em><span style="font-size:11.5pt;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><strong><em><span style="font-size:11.5pt;">Ibrani 13:5b</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=18&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/22/storm-of-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayam Rajawali</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/17/ayam-rajawali/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/17/ayam-rajawali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 15:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, di suatu perkampungan hiduplah seorang pemburu. Suatu hari dia naik ke bukit yang penuh batu cadas untuk menangkap rajawali. Sesampai di sarang rajawali, dia hanya menemukan sebutir telur. Daripada pulang sia-sia, telur tersebut dibawanya pulang dan diletakkannya di induk ayam yang sedang mengeram. Singkat cerita, semua telur yang dieramkan menetas, anak ayam muncul satu-satu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=17&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;">Alkisah, di suatu perkampungan hiduplah seorang pemburu. Suatu hari dia naik ke bukit yang penuh batu cadas untuk menangkap rajawali. Sesampai di sarang rajawali, dia hanya menemukan sebutir telur. Daripada pulang sia-sia, telur tersebut dibawanya pulang dan diletakkannya di induk ayam yang sedang mengeram. Singkat cerita, semua telur yang dieramkan menetas, anak ayam muncul satu-satu, begitu juga dengan anak rajawali. Hari demi hari dilalui sang rajawali dengan perilaku ayam, karena dia mengira dirinya ayam. Ia mengais-ngais tanah, memakan cacing, bermain di selokan, dan segala perilaku layaknya seekor ayam. Suatu hari, rajawali dan anak-anak ayam itu dikejar-kejar musang, mereka lari terbirit-birit, dan bersembunyi. Di tengah-tengah kepanikan dan ketakutan luar biasa itu, sang anak rajawali menengadah ke langit, dan terlihat olehnya seekor burung rajawali dewasa terbang gagah membelah awan. Terlintas dalam benaknya, ia ingin terbang seperti rajawali itu, begitu gagah dan perkasa tampaknya, dan ia mulai mencoba mengepak-ngepakkan sayapnya katika tiba-tiba anak ayam lain berceloteh: “hey, sedang apa kau?? Kita ini ayam, bukan rajawali, dan ayam itu tidak bisa terbang, selamanya ayam tidak akan pernah bisa terbang “semangat anak rajawali pun surut dan cita2nya mundur teratur, dan dia ikut bersembunyi bersama anak ayam lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;"><strong>Karena “ketidaktahuan”, banyak orang melewati hidupnya dengan sia-sia. Sadari kemampuan diri sendiri, hati-hati terhadap ‘nasehat’ yang menghambat, kembangkan potensi ‘Rajawali’ yang ada dalam diri kita.</strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=17&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/17/ayam-rajawali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Short Story</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/07/short-story/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/07/short-story/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 07:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=15&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang Kakek hidup di suatu<br />
perkebunan di suatu pegunungan sebelah<br />
timur<br />
Negara bagian Kentucky (Amerika)<br />
dengan cucu lelakinya yg masih muda.<br />
Setiap pagi Kakek bangun lebih awal<br />
dan membaca Alkitab di meja makan di<br />
dapurnya. Cucu lelaki nya ingin<br />
sekali menjadi seperti kakeknya dan<br />
mencoba untuk menirunya dalam cara<br />
apapun semampunya.</p>
<p>Suatu hari sang cucu nya bertanya, &#8220;<br />
Kakek! Aku mencoba untuk membaca<br />
Alkitab seperti yang kakek lakukan<br />
tetapi aku tidak memahaminya, dan apa<br />
yang aku pahami aku lupakan secepat<br />
aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari<br />
membaca Alkitab?&#8221; Dengan tenang sang<br />
Kakek dengan mengambil keranjang<br />
tempat arang, memutar sambil melobangi<br />
keranjang nya ia menjawab, &#8221; Bawa<br />
keranjang ini ke sungai dan bawa<br />
kemari lagi penuhi dengan air.&#8221;</p>
<p>Maka sang cucu melakukan seperti yang<br />
diperintahkan kakek, tetapi semua air<br />
habis menetes sebelum tiba di depan<br />
rumahnya.<br />
Kakek tertawa dan berkata, &#8220;Lain kali<br />
kamu harus melakukukannya lebih cepat<br />
lagi,&#8221; Maka ia menyuruh cucunya<br />
kembali ke sungai dengan keranjang tsb<br />
untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari<br />
lebih cepat, tetapi tetap, lagi2<br />
keranjangnya kosong sebelum ia tiba di<br />
depan rumah. Dengan terengah-engah,<br />
ia berkata kepada kakek nya bahwa<br />
mustahil membawa air dari sungai dengan<br />
keranjang yang sudah dibolongi, maka<br />
sang cucu mengambil ember sebagai<br />
gantinya. Sang kakek berkata, &#8221; Aku<br />
tidak mau ember itu; aku hanya mau<br />
keranjang arang itu. Ayolah, usaha<br />
kamu kurang cukup,&#8221; maka sang kakek<br />
pergi ke luar pintu untuk mengamati<br />
usaha cucu laki-lakinya itu.<br />
Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu<br />
mustahil, tetapi ia tetap ingin<br />
menunjukkan kepada kakek nya, biar<br />
sekalipun ia berlari secepat-cepatnya,<br />
air tetap akan bocor keluar sebelum ia<br />
sampai ke rumah. Sekali lagi sang<br />
cucu mengambil air ke dalam sungai dan<br />
berlari sekuat tenaga menghampiri<br />
kakek, tetapi ketika ia sampai didepan<br />
kakek keranjang sudah kosong lagi.</p>
<p>Sambil terengah-engah ia berkata, &#8220;<br />
Lihat Kek, percuma!&#8221; &#8221; Jadi kamu pikir<br />
percuma?&#8221; Jawab kakek. Kakek<br />
berkata, &#8221; Lihatlah keranjangnya. &#8220;<br />
Sang cucu menurut, melihat ke dalam<br />
keranjangnya dan untuk pertama kalinya<br />
menyadari bahwa keranjang itu sekarang<br />
berbeda. Keranjang itu TELAH BERUBAH<br />
dari keranjang arang yang tua kotor<br />
dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.</p>
<p>&#8220;Cucuku, hal itulah yang terjadi<br />
ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK<br />
BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya,<br />
tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI,<br />
kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu<br />
adalah KARUNIA dari ALLAH di dalam<br />
hidup<br />
kita.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=15&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/07/short-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Elang dan Kucing Hutan</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/03/elang-dan-kucing-hutan/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/03/elang-dan-kucing-hutan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 06:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Seekor elang jatuh cinta kepada seekor kucing hutan. Walaupun tempat hidup dan cara pikir mereka sangat berbeda, tapi elang tidak peduli karena dia sangat mencintainya. Mereka menikah dan tinggal di satu batang pohon. Pada awalnya mereka bahagia, tapi elang tetaplah elang. Dia diciptakan untuk terbang tinggi dan menjadi penguasa angkasa bukan untuk bertengger di batang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=14&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Seekor elang jatuh cinta kepada seekor kucing hutan. Walaupun tempat hidup dan cara pikir mereka sangat berbeda, tapi elang tidak peduli karena dia sangat mencintainya. Mereka menikah dan tinggal di satu batang pohon. Pada awalnya mereka bahagia, tapi elang tetaplah elang. Dia diciptakan untuk terbang tinggi dan menjadi penguasa angkasa bukan untuk bertengger di batang pohon sepanjang hari. Elang berusaha mengajak pasangannya terbang di angkasa dengan cara menggendong-nya tetapi kucing hutan terlalu berat. Elang menjadi cepat lelah dan tidak bisa terbang lebih tinggi dari pohon-pohon. Dia akhirnya lebih sering menemani pasangannya dan jarang terbang lagi sehingga sayap-sayapnya menjadi lemah dan tak terlatih. Pernikahan yang semula harmonis sekarang diwarnai pertengkaran karena perbedaan yang sangat mencolok di antara mereka. Elang, yang sangat mencintai pasangannya akhirnya menyerah dan memotong sayapnya yang memang sudah lemah. Sepanjang hidupnya elang melompat-lompat di batang pohon dan hanya melihat ke angkasa tempat dimana dia seharusnya berada.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Tuhan punya rencana yang berbeda untuk kamu, dan Dia sudah menyiapkan tempat dimana kamu seharusnya berada dan orang yang kamu suka itu ga akan bisa ikut ke tempat kamu bisa menjalani hidup yang maksimal. Seorang pria akan bisa mencapai tempat yang Tuhan sediakan ketika dia mempunyai seorang pasangan yang mempercayai hal yang sama, visi yang sama dan bersedia bersama-sama berusaha mencapai visi itu.</p>
<p class="MsoNormal">Memang ada kemungkinan bahwa suatu hari nanti setelah lama bersama-sama, kucing hutan akan berubah menjadi elang dan mereka bisa terbang bersama tapi kemungkinannya kecil. Yang seringkali terjadi justru elang yang sayapnya menjadi lemah atau justru elangnya yang berubah menjadi<span>  </span>kucing hutan. Resikonya terlalu besar, Salomo adalah salah satu elang yang dimasa tuanya sayapnya menjadi lemah karena dia mencintai orang yang salah.</p>
<p class="MsoNormal"><b>Bagaimanapun, keputusan ada di tangan kamu karena yang menentukan jalan mana yang akan kamu pilih adalah kamu sendiri. Tapi paling tidak kamu harus tahu resiko <span> </span>apa yang tersedia untuk jalan yang kamu pilih. Saran saya, carilah pasangan yang bisa mendukung kamu ke tempat yang seharusnya.</b></p>
<p class="MsoNormal">From Gfresh no 76</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=14&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/04/03/elang-dan-kucing-hutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perbincangan Iblis</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/29/perbincangan-iblis/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/29/perbincangan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 09:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Di pojok sebuah pub, remang-remang, musik dengan ritme yang monoton membuat jantung ikut berdegup kencang, terlihat lima sekawan iblis sedang duduk ngobrol. Rupanya mereka baru saja membujuk seorang anak muda yang masih ingusan untuk pertama kalinya masuk sebuah pub. “Hehe, hik!” si Iblis Teler yang sedang mabuk mulai membuka perbincangan seru, “..aku, hik!, ..pengen tahu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=11&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><i>Di pojok sebuah pub, remang-remang, musik dengan ritme yang monoton membuat jantung ikut berdegup kencang, terlihat lima sekawan iblis sedang duduk ngobrol. Rupanya mereka baru saja membujuk seorang anak muda yang masih ingusan untuk pertama kalinya masuk sebuah pub.</i><br />
<i></i><br />
<i>“Hehe, hik!”</i> si Iblis Teler yang sedang mabuk mulai membuka perbincangan seru, “<i>..aku, hik!, ..pengen tahu .. hik.. apa saja yang kalian lakukan untuk menjerat manu..hik..sia agar jauh dari TUHAN, hik!”</i></p>
<p><i>“Idih, gampang aja deng..”</i> jawab si Iblis Bencong sambil mengelus-elus tanduknya yang baru saja dikeriting di salon, <i>“..langsung aja gua suruh doi buat bikin dosa!”<br />
“Caranya?”</i> si Iblis Bloon penasaran.<br />
<i>“ Ya, langsung aja aku bujuk biar ngebo’ong, nyuri, bahkan ngebunuh, wei ce!”</i></p>
<p><i>“Hehe… zaman sekarang manusia emang gampang dibo’ongin..”</i> Sahut Iblis Gembrot dengan suaranya yang berat, sekitar 130 kilo beratnya, <i>“..kalo cara saya ialah gua bikin hati manusia penuh kekecewaan, kepahitan, benci sama temannya, ortunya atau saudaranya, itu dosanya sama dengan membunuh! Coba aja baca di 1 Yohanes 3:15”.</i><br />
<i>“Ah elo, kayak yang suka baca alkitab aja! ..Glek-glek-glek” </i>timpal si Iblis Teler sembari terus nenggak alkohol 100%.<br />
<i>“Euh.. ketinggalan lu! Kita harus hapal itu isi alkitab, nyong! Kita kan bisa puter balikin ayat-ayat alkitab itu buat nipu manusia.. biar mereka ragu kalo alkitab itu firman TUHAN atau bahwa YESUS itu TUHAN..”</i><br />
<i>“HEI! JANGAN SEBUT-SEBUT NAMA ITU!, saya jadi gemeter, nih!<br />
“Ups… sori!”.<br />
</i><br />
Sementara itu si anak ingusan tadi kelihatan sedang didekati oleh seorang wanita yang menawarinya sebuah pil. Apa daya, anak itu pun memakannya. Gedek deh!</p>
<p><i>“Hehehe.. betul juga cara elo, kalo manusia udah kena kekecewaan, udah gampang deh kita tunggangin, dia bisa marah, dia bisa males doa, males baca alkitab, dia bisa gampang kita arahin.. kayak anak ingusan yang tadi kita bawa ke sini” </i>Ujar si Iblis Bawel yang dari tadi belum kelihatan bawelnya, <i>“Tapi kalo gua lebih suka cara mutakhir..”</i><br />
<i>“Gimana tuh?” </i>si Iblis Bloon penasaran lagi.<br />
<i>“Ya gua buat manusia nggak percaya adanya iblis.., mereka bilang iblis itu cuman dongeng buat nakut-nakutin anak kecil, dan pada akhirnya mereka juga bakalan bilang kalo TUHAN itu nggak ada. HAHAHA!”<br />
</i><br />
Si Iblis Bencong mengernyitkan dahinya yang penuh bisul, lalu katanya sambil menepuk kening si Iblis Bawel <i>“Hei, tapi caraku lebih jitu… aku buat manusia percaya kalo iblis itu ada yang baik, kayak aku deng!, hehe.. caraku berhasil kan, makanya keluar tuh Si Manis Jembatan Ancol, Jin dan Jun, Tuyul dan Mbak Yul, Jinny Oh Jinny, Casper, Aladin dan Jin Lampu, penyihir-penyihir bahenol di pilem Charmed, Spawn, The Crow, dll-dsb hehehe, padahal mana ada iblis itu baik, kita-kita kan jahat-jahat, bo!”</i></p>
<p>Si Iblis Bawel berusaha kembali berdiri gara-gara tadi jatuh ditepuk oleh si Iblis Bencong, katanya: <i>“Oke deh.. gak ada cara yang paling jitu… semua bisa kita pake buat jerat manusia. Apa sih manusia.. TUHAN ciptain mereka itu kemampuannya lebih rendah dari kita-kita ini, mereka punya banyak kelemahan… kita bisa lihat mereka tapi mereka gak bisa lihat kita, dan kita bisa 24 jam mengintai mereka. Kalau mereka lagi lengah atawa buka celah, abis dah mereka. Tapi kadang gua suka pengen ketawa, banyak manusia merasa bisa mengalahkan kita, HUA HA HA HA ..MANA MUNGKIN!!!”</i></p>
<p><i>“KECUALI…”</i> teriak si Iblis Bloon berbisik.<br />
<i>“KECUALI APA?”</i> bentak si Iblis Bawel sambil melotot, towew.. matanya keluar, plung. Si Iblis Teler yang sedang ketiduran gara-gara mabuk sampai kaget dan terlempar ke langit-langit.<br />
<i>“…kecuali mereka mengandalkan TUHAN buat melawan kita. Kalian tau kalo mereka sudah tunduk kepada TUHAN dan lalu mereka melawan kita, kita bisa K.O.! itu ada ayatnya di Yakobus 4:7”<br />
“Betul.. aku paling benci-benci-benci deh kalo itu terjadi, roh mereka yang kecil itu tiba-tiba jadi gede kalo udah sama TUHAN, aku jadi gak ku-ku deket-deket sama mereka!”</i>, timpal si Iblis Bencong memoleskan lipstik di hidungnya.</p>
<p>Si Iblis Gembrot rada-rada ngerenung.., <i>“itulah masalah saya, saya lagi ngintai satu anak, tapi ia selalu ada dalam hadirat TUHAN, saya gak bisa masuk.. bahkan deket aja susah. Ada si malaikat-malaikat ngelilingin dia, terus dia selalu jaga hidupnya dan pergaulannya, yang parah ialah dia ada kontak terus ama TUHAN, 24 jam.. nek! Saya jadi stress berat!”<br />
“Wah-wah-wah… kalo gitu kamu harus kerja ekstra keras tuh, intai terus sampe dia lengah, kalo buka celah.. kita bawa temen-temen kita buat nyerbu!” </i>seru si Iblis Bencong.<br />
<i>“Susah! Dia udah jadi menara doa, kemanapun dia pergi hadirat Tuhan menyertainya. Udah gitu punya buanyak backing, dia bentuk kelompok-kelompok kecil yang saling mendukung dan mendoakan, saling menasehati dan menolong. Kelabakan deh kita!”<br />
</i><br />
<i>“Hei.. kita udah cerita cara-cara kita ngejerat manusia, bahkan kalo aku mau cerita cara-cara lainnya bisa-bisa blog ini gak muat bo! Nah sekarang kamu gimana.. dari tadi belum cerita caranya kamu!”</i> Tanya si Iblis Teler yang masih nempel di langit-langit kepada si Iblis Bloon.<br />
<i>“Aku mah sederhana saja, aku biarin manusia tiap minggu ke gereja bahkan aku biarin mereka ikutan melayani pekerjaan Tuhan..”</i><br />
<i>“LHO KOK?”</i> si Iblis Bencong, Iblis Bawel dan Iblis Gembrot kaget sampai-ampai ikutan menempel di langit-langit bertemu si Iblis Teler, <i>“Halo.. apa kabar?”</i> kata si Iblis Teler basa-basi.</p>
<p>Si Iblis Bloon dengan tenang mengambil minumannya dan meminumnya sampai habis, tapi lewat telinga, ..maklum bloon. <i>“Ya, aku buat mereka cukup puas dengan cuman datang ke gereja tanpa rindu melayani TUHAN, mereka akan mudah berkompromi sama dosa, tidak mengikuti pesan-pesan TUHAN yang disampaikan hamba-hambaNYA bahkan mencemoohkannya. Boleh dia masuk hadirat Tuhan sewaktu-waktu, tapi jangan sampe terus dia ada di ”tempat tinggi”.<br />
“BRAK!” </i>langit-langit pub itu rupanya gak kuat menahan para iblis, terutama si Iblis Gembrot. <i>“Lalu bagaimana dengan orang yang kau biarkan melayani TUHAN? … ngek!”</i> tanya si Iblis Teler yang kegencet sama si Iblis Gembrot.<br />
<i>“Aku biarkan dia melayani karena rutinitas, biar dia cukup puas sudah melayani, bahkan aku buat sibuk tanpa tuntunan dari TUHAN, aku buat saat teduhnya ancur, roh doanya melempem, aku buat dia selalu berbuat dosa dengan mengatakan gak bakalan apa-apa karena dia bisa terus minta ampun sama TUHAN, dan aku buat dia cuman sibuk dengan program organisasi tanpa ada belas kasihan sama jiwa-jiwa yang sudah kita “menangkan” hehehehe…!<br />
</i><br />
<i>“OKE BANGET!”</i> teriak semua iblis disitu, <i>“ternyata lo emang pinter, On!</i></p>
<p>From Kacamata 3 Dimensi..Blognya fery ( Chief Editor Gfresh)</p>
<p><a href="http://www.kacamata3d.blogspot.com/" rel="nofollow">http://www.kacamata3d.blogspot.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=11&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/29/perbincangan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>VERSUS</title>
		<link>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/28/versus/</link>
		<comments>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/28/versus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 17:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yeremia</dc:creator>
				<category><![CDATA[For Sharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jamieuzumaki.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[kalo kita baca alkitab, seringkali ada beberapa hal yang seolah-olah bertentangan dan bikin pusing. mana yang bener : berdoa atau bekerja? apakah roh kita harus kayak anak kecil atau jadi dewasa? ternyata kita sebagai orang kristen harus bisa seimbang, nggak berat sebelah sehingga kita kita bisa bertumbuh dengan optimal dalam iman kita. kita perlu hikmat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=7&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>kalo kita baca alkitab, seringkali ada beberapa hal yang seolah-olah bertentangan dan bikin pusing. mana yang bener : berdoa atau bekerja? apakah roh kita harus kayak anak kecil atau jadi dewasa? ternyata kita sebagai orang kristen harus bisa seimbang, nggak berat sebelah sehingga kita kita bisa bertumbuh dengan optimal dalam iman kita. kita perlu hikmat Tuhan buat mengerti hal ini dan ngejalaninya. apa sih hal2 yang harus kita seimbangkan dalam menjalani hidup kekristenan kita?</b></p>
<p>1. Tulus VS Cerdik</p>
<p>matius 10:16 bilang bahwa kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. kalo cuman cerdik doank, kita akan menjadi orang yang licik yang mencari keuntungan diri sendiri. tapi kalo cuman tulus doank, kita gampang dipermainkan dan dimanfaatkan. makanya harus seimbang, jangan berat sebelah. hal ini berarti kita harus punya kuasa dan pengaruh dari lingkungan kita ( cerdik ) tetapi dengan hati yang benar dan mencintai Tuhan ( tulus ).</p>
<p>2. Nge-Roh VS Berhikmat</p>
<p>Orang yang nge-roh itu katanya hidupnya surgawi banget, sedikit2 kata Tuhan begini, kata Tuhan begitu dst. Kadang2 bikin orang lain bingung dan ragu, apa iya kata Tuhan begitu? Misalnya ada seorang remaja yang selalu nge-roh, disuruh Tuhan buat bikin KKR di sekolahnya. ketua persekutuan, guru sampai kepala sekolah diabaikan ama dia. nggak mau nurut dan ngikutin prosedur yang ada, padahal alkitab bilang kita harus tunduk pada pemimpin yang ada diatas kita. jadinya berantakan semua dan dia dijauhi soalnya dianggap orang aneh. Nge-roh itu bagus tapi imbangin dengan Hikmat yang didapat dari belajar Firman. Firman kan dari Tuhan juga kan? pasti bakal sukses dan maju pesat deh</p>
<p>Iman VS perbuatan</p>
<p>Yakobus 2:26 bilang iman tanpa perbuatan adalah mati. iman itu adalah keyakinan<br />
yang seyakin-yakinnya bahwa sesuatu hal yang kita percayai akan terjadi. tapi<br />
kalo nggak ada tindakan yang nyata, iman itu sendiri mati.Seperti Allah waktu menciptakan<br />
bumi, Allah sendiri tahu kalo kondisinya gelap. makanya Allah Bertindak dengan berfirman<br />
kemudian menciptakan segala sesuatu. harus seimbang antara iman dan perbuatan. kalo Iman<br />
doank itu kayak NATO ( No Action Talk Only), He he he</p>
<p>Doa VS Bekerja</p>
<p>Ada orang yang kerjanya doa terus tapi nggak kerja, ada juga yang sebaliknya. kata<br />
paulus juga, orang yang nggak mau bekerja janganlah Ia makan ( 2 Tes 3:10 ). tiap<br />
hari berdoa minta berkat tapi kalo nggak kerja yach sama aja, emank berkat jatuh dari<br />
langit? kerja terus nggak dibarengin dengan doa, yach jadinya ngerasa serba kurang,<br />
stress, jadi pelit dll. Doa end bekerja lakukan bebarengan, en liat hasilnya, pasti<br />
dahsyat men&#8230;</p>
<p>Anak kecil VS orang dewasa</p>
<p>Yesus bilang di matius 18:3 kalo kita nggak jadi kayak anak kecil kita nggak bakal<br />
masuk surga, 1 pet 2:2 juga bilang supaya kita jadi sama kayak bayi. Tapi paulus pernah<br />
menasehati jemaat korintus di korintus 3 supaya dewasa dan jangan jadi bayi terus, terus<br />
di ibrani 5:12 juga bilang gitu. dua hal ini ternyata harus seimbang. jadi bayi itu maksudnya<br />
selalu haus akan Tuhan dan senantiasa Rendah hati. Orang dewasa itu berarti matang dalam iman,<br />
pemikiran dan pengenalan kita akan Tuhan. tapi trus jangan Sombongf en nggak ada rindu lagi ama Tuhan.</p>
<p>Sama dengan dunia VS Jangan jadi serupa dengan dunia</p>
<p>paulus di 1 korintus 9:20-22 dengan ekstrem bilang kalo dia akan jadi sama dengan orang dunia supaya<br />
dapat memenangkan bagi kristus. tapi kenapa kita sering dimarahi ama senior kita kalo<br />
kita gaul ama temen2 yang masih berdosa padahal maksud kita kan pengen menginjili dia? soalnya di roma 12:2<br />
kita nggak boleh jadi serupa dengan dunia. jadi gimana donkz? makanya seimbangin donk. Paulus<br />
bilang begitu juga kan nggak terus jadi sama persis dengan orang berdosa? paulus berusaha memahami<br />
jalan pikiran mereka supaya bisa menjangkau mereka dengan injil. nggak boleh serupa dengan dunia<br />
juga kan nggak berarti kita harus mengucilkan Diri. Yesus aja makan dan bergaul dengan orang berdosa<br />
tapi Yesus tetep beda dengan mereka</p>
<p>Kasih VS Disiplin</p>
<p>Kasih tanpa Disiplinbikin kita jadi anak manja sementara disiplin tanpa kasih bikin hubungan kaku en kejam<br />
Tuhan juga mendidik kita dengan kasih dan disiplin. jangan hanya mau menerima kasih aja<br />
tanpa disiplin karena Tuhan bilang di Ibrani 12:5-6 justru Tuhan mendisiplin kita karena<br />
kasihNya pada kita. juga jangan hanya mendisipli diri ( lewat Ibadah dll ) terus tanpa mengenbangkan kasih<br />
( pengenalan akan Tuhan ) kita pada Tuhan, ntar jadi kayak orang farisi lho.</p>
<p>From Gfresh nove 2007..</p>
<p>thanks for this artikel</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jamieuzumaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jamieuzumaki.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jamieuzumaki.wordpress.com&amp;blog=1873025&amp;post=7&amp;subd=jamieuzumaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jamieuzumaki.wordpress.com/2008/03/28/versus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c6bbec90b0aa0d1013cecc175cfb0b5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jamie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
